TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Ads

NASIONAL

KRIMINAL

PENDIDIKAN

WISATA

Sabtu, 16 Januari 2021

Polres Indramayu Polda Jabar Gelar Penerapan dan Penegakan Prokes

TRIBUNNEWS.MY.ID|INDRAMAYU - Sabtu (16/1/2021), telah dilaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Pendisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, dalam Rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan bertempat di kawasan pasar tradisional Wilayah Hukum Polres Indramayu Polda Jabar.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar IPTU Harry Subagio dan diikuti oleh personil Polres Indramayu.

Kegiatan yang dilaksanakan
mensosialisasikan surat edaran Nomor : 017/ST.Covid-IM/I/2021 tentang pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat dalam penanganan Covid- 19 di Kab. Indramayu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menghimbau masyarakat, agar menjalankan Prokes dengan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk Indonesia sehat, Indonesia tumbuh dan Indonesia bekerja.

Disampung itu untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Virus (Covid-19).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniagi, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap perhatikan dan mematuhi Protokol Kesehatan di saat (AKB) Adaptasi Kebiasaan Baru.

Hasil yang dicapai pemilik dagangan sudah membatasi jumlah pelanggan dan memasang batas pembayaran antara pembeli dan penjual.

Pemilik dagangan sudah membuka sampai waktu yang ditentukan sesuai dengan surat edaran.

Menegur pedagang dan pembeli yang tidak memakai masker, dan tidak diperkenankan masuk kedalam pasar, serta mengingatkan agar selalu memakai masker ketika beraktifitas diluar rumah.

Kabid Humas Polda Jabar menuturkan, Membatasi jumlah pembeli yang melakukan transaksi agar tidak berkerumun dan sudah menyediakan tempat untuk cuci tangan. (Fito)


Polsek Kemang Amankan Pelaku Pencurian Motor dari Amukan Massa

TRIBUNNEWS.MY.ID|BOGOR - Kapolsek Kemang Polres Bogor Kompol Agus Suyandi,SH beserta anggotanya berhasil mengamankan seorang pelaku Curanmor dari amukan massa  (15/01).

Seorang karyawan toko kaca di Desa Parakan Jaya Kecamatan Kemang yang sedang bekerja terkejut ketika melihat sepeda motor yang diparkirkan didepan tempat kerjanya hilang pada Jumat pagi (15/01) jam 09.30 WIB. Korban kemudian mencari di seberang jalan toko dan melihat sesosok pria mencurigakan dan berteriak Maling.

Alhasil teriakan Maling oleh korban tersebut mendapat perhatian warga lainnya yang ikut berusaha mengejar pelaku Curanmor hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh warga masyarakat.

"Ketika kami mendengar kabar tersebut, kami bergegas ke TKP bersama anggota agar tidak terjadi aksi maim hakim sendiri oleh warga masyarakat. Dan benar, bahwa orang yang diamankan tersebut merupakan pelaku curanmor  inisial A Swasta, alamat Kel.Cilendek Barat Kota Bogor, dengan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda Nopol. F-2201-EN milik korban, 8 mata anak kunci letter T dan 1 buah anak kunci sepeda motor".

"Saat ini (16/01) kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut." Ungkap Kapolsek Kemang Polres Bogor Kompol Agus Suyandi,S.H. (hms)


BKPRMI-Kabaharkam Polri Ringankan Beban Korban Banjir Banjarmasin

TRIBUNNEWS.MY.ID|BANJARMASIN - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Said Aldi menyerahkan bantuan Kabaharkam Polri Komjend pol Agus Adrianto kepada korban banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Penyerahan itu dilakukan di posko Hipmi Peduli, Jumat (15/1/2021) yang disaksikan oleh Polresta Banjarmasin sekaligus penyerahan bantuan kapolresta banjarmasin Kombes pol Rachmat Hendrawan di Banjarmasin.

Said Aldi menyampaikan, bantuan dari Kabaharkam RI berupa Masker dan sembako kepada BKPRMI untuk di salurkan kepada para korban banjir di banjarmasin.

"Ini adalah bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat yang terkena bencana," kata Said. 

Sementara itu, Komjen Pol Agus Andrianto yang juga dewan penasehat DPP BKPRMI melalui seluler menyampaikan, kepada masyarakat yang tertimpa musibah tetap sabar, dan tetap menjaga kesehatan dengan situasi Covid-19 ini tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pada kesempatan tersebut kapolresta Banjarmasi, Rachmat hendrawan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan semoga bantuan ini bermanfaat bagi korban banjir.

"Alhamdulillah memang masyarakat sangat membutuhkan bantuan saat ini," ujar kombes pol Rachmat hendrawan yang turut menerima bantuan posko DPW BKPRMI kalsel, DPD Kota banjarmasin.

Salah satu korban, Ahmad Rizkon mengucapkan terima kasih kepada Kabaharkam polri yang telah peduli dengan para korban bencana banjir 

"Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlimpah, Aaminn," katanya. (ABK)


Tingkatkan Profesionalitas Prajurit, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Latihan Perorangan

TRIBUNNEWS.MY.ID|BANYUMAS - Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) merupakan upaya satuan untuk memelihara, dan meningkatkan profesionalitas prajurit dalam penguasaan, serta keterampilannya pada jabatan masing-masing yang diemban.

Dalam hal ini agar memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial baik secara perorangan maupun dalam hubungan kelompok. 

Guna untuk melihat sejauh mana keprofesionalitasan prajuritnya tersebut, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Latihan Perorangan Dasar (Latorsar), di lapangan apel Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas. Jumat (15/1/2021). 

Dengan tidak melanggar aturan di masa pandemi Covid-19, latihan perorangan dilakukan sesuai standar protokol kesehatan. 

Kegiatan pembinaan latihan Korem 071/Wijayakusuma ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut dengan mengacu kepada program latihan standarisasi (Proglatsi). Ini sesuai dengan program kerja sementara Korem 071/Wijayakusuma pada Triwulan-I Tahun 2021. 

Kasiopsrem 071/Wijayakusuma, Mayor Inf Yusuf Prasetyo selaku penanggung jawab Latihan Perorangan mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk melatih tingkat keterampilan perorangan seluruh personel Makorem 071/Wk, dengan harapan para personil tersebut mampu melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Tingkat Kecakapan yang diembannya. 

"Kegiatan latihan perorangan dasar ini diikuti oleh seluruh personil Korem 071/Wijayakusuma sesuai dengan tingkat kecakapan yang diuji sesuai BPUP. Segala bentuk materi yang diberikan kepada prajurit ini, diharapkan dapat dikuasai untuk menunjang tugas sebagai prajurit yang berdinas di Korem 071/Wijayakusuma, sehingga pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh para prajurit terlaksana dengan baik dan optimal", ungkapnya. 

Sementara itu, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mengatakan, prajurit Wijayakusuma, dituntut profesional dalam menguasai dan mahir melaksanakan tugas sesuai dengan tingkat kecakapan sesuai Bujuk BPUP. 

"Karenanya, berkenaan dengan keprofesionalitasan prajurit khususnya kemampuan prajurit dalam mengemban tugasnya maka Korem 071/Wijayakusuma  menggelar Latihan Perorangan Dasar Tamtama dan Bintara. Hal ini, guna untuk mencapai tingkatan keprofesionalitasan prajurit", ujarnya.

Dikatakan bahwa, ini diperlukan latihan secara maksimal, bertahap, bertingkat dan berlanjut diawali dengan latihan perorangan sampai latihan satuan. Dalam hal ini untuk mencegah terjadinya kesalah-pahaman dalam pengaplikasian prosedur, dan teknik sesuai tugas dan tanggung jawab yang diemban prajurit.

"Latihan Perorangan Dasar tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan prajurit Korem 071/Wijayakusuma pada tingkat keterampilan sesuai BPUP masing-masing," ujar Danrem.

Menurutnya Danrem menuturkan, Sehingga bisa menjadi prajurit yang disiplin, profesional, solid, berwawasan kebangsaan dan mencintai, serta dicintai rakyatnya. Karena menyikapi era globalisasi dan modernisasi saat ini kesiapan dan kecakapan prajurit sangat diperlukan. 

"Juga untuk memelihara, meningkatkan dan mengetahui tingkat pengetahuan dan ketrampilan perorangan prajurit. Dimana sesuai Buku Pedoman Umum Prajurit (BPUP) serta sasarannya bagi Bintara dan Tamtama adalah mampu dan memahami tingkat keterampilan dalam BPUP", lanjutnya.

Adapun materi yang dilatihkan pada pelaksanaan Latihan Perorangan Dasar, untuk Personel Korem 071/Wijayakusuma sesuai dengan tugasnya sebagai komando teritorial. Materi yang dilatihkan sesuai BPUP 2 sampai dengan BPUP 7 dari mulai pangkat Pratu sampai dengan Peltu.

Materi yang dilatihkan dari dasar yaitu tentang sumpah prajurit dan delapan wajib TNI, pengumpulan keterangan dan lapor cepat serta bagaimana mencari data Geo, Demo, Komsos hingga ke materi yang lebih mendalam.

Dalam hal ini untuk pangkat Serka dan Serma yaitu menguji materi spesialisasi tentang Intelter, spesialisasi ketatalaksanaan Binter, spesialisasi pembinaan ketahanan wilayah, spesialisasi komunikasi sosial dan spesialisasi bhakti TNI. (DD)


Mayat Pria Tergeletak di depan Polda Sumut, Diduga Korban sakit paru- paru

TRIBUNNEWS.MY.ID|MEDAN - Polda Sumut dalam hal ini Polsek Patumbak menerima informasi dari masyarakat bahwa ada mayat laki - laki tergeletak ditengah jalan tepat didepan Mako Polda Sumut. Jumat (15/01/21). 

Berdasarkan informasi tersebut Tim bergerak ke TKP dan sesampainya disana mendapatkan informasi, bahwa korban telah dibawa oleh personel Poldasu ke Rumah sakit Bhayangkara TK ll medan.

Saat di rumah sakit personil Reskrim polsek patumbak, bertemu dengan keluarga korban yang telah hubungi pihak rumah sakit dari data BPJS dan KTP Korban. Dan yang di dapat di saku celana korban. selanjutnya meminta pihak Rumah sakit untuk melakukan visum luar terhadap korban. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi SIK,SH saat di konfirmasi mengatakan, berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan/penganiayaan terhadap korban. 

“ Polsek Patumbak juga Bergerak cepat menginterogasi pihak keluarga, bahwa informasi dari keluarga korban atas nama Jasman Aritonang (50), korban menderita penyakit paru- paru akut yg sudah menahun, jadi tidak ada kejadian tembak menembak seperti yg di beritakan di grup whatsapp ya ”  jelas Kabid Humas Polda Sumut

Dari hasil penyelidikan korban Jasman Aritonang (50) berprofesi sebagai supir angkot dan warga Tuar ujung dusun VI desa marindal II kec. Patumbak. 

Pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah tersebut, kepada pihak keluarga yg di terima langsung oleh istri korban Ida Hasibuan (49). Dimana yang di lengkapi dengan surat pernyataan menolak di lakukan autopsi. Dan kelengkapan surat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga yang turut di saksikan oleh Kepala desa. (LD)


Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar Bersama Muspika Lakukan Sosialisasikan PPKM

TRIBUNNEWS.MY.ID|MAJALENGKA - Memantau dan sosialisasikan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), personel gabungan dari Polsek Cikijing Polres Majalengka, Koramil dan Satpol PP mensosialisasikan PPKM dilakukan di Pasar Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengja, Sabtu  (16/01/2021).

Kapolres Majalengka Polda Jabar  AKBP Syamsul Huda melalui Kapolsek Cikijing KOMPOL Toto Sumarto mengatakan bahwa, “Pemberlakuan PPKM di wilayah Kabupaten Majalengka menjadi perhatian kami dalam pelaksanaannya, maka kita laksanakan patroli dan sambang untuk sosialisasi kepada pengguna jalan di sepanjang jalan raya Cikijing dan Lokasi Pasar, dengan harapan para warga bisa mengikuti aturan dari PPKM," katanya.

Selain sosialisasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), petugas juga  melaksanakan operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan di jalan raya Cikijing, dan lokasi Pasar Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka.

Warga masyarakat yang kedapatan belum menggunakan masker, petugas memberikan teguran dan sanksi berupa melakukan Push Up serta memberikan himbauan untuk patuhi Protokol Kesehatan selanjutnya diberikan masker.

"Kami gelar Operasi Yustisi sekaligus sosialisasikan PPKM disejumlah pertokoan. Sesuai aturan, pemilik usaha wajib membatasi aktifitas di tempat kerja dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat dan jam operasional Toko dibatasi sampai pukul 19.00 wib”,tuturnya.

KOMPOL Toto Sumarto menambahkan selama penerapan PPKM kita akan terus melakukan pemantauan aktifitas warga setiap harinya dengan melaksanakan patroli gabungan. Tidak hanya di Jln Cigasong yang banyaknya Pertokoan, namun juga di lokasi lain yang menjadi pusat kegiatan masyarakat seperti Perusahaan, pasar, tempat makan dan lain sebagainya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K,. M.Si., mengajak untuk  bersama-sama membantu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dimana dengan mematuhi Protokol Kesehatan dan aturan saat PPKM. Semoga wabah Covid-19 segera berakhir dan semua bisa beraktifitas kembali dengan normal seperti sediakala. (FT)


MotoGP Harus Mampu Menggeliatkan Perekonomian Rakyat


TRIBUNNEWS.MY.ID|LOMBOK TENGAH : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan bahwa sebelum event MotoGP digelar  pada bulan Oktober-Nopember mendatang, maka setiap minggu dan setiap bulan akan tetap digelar event-event yang mampu menggeliatkan kehidupan pariwisata dan ekonomi kreatif dikalangan masyarakat.  

“Sektor pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan", tegas Sandiaga Uno didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc.di KEK Mandalika, Lombok Tengah - NTB, Jumat (15/1/2021) usai meninjau Desa Wisata Bile bante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Desa Sukarara sebagai sentra kerajinan tenun Lombok dan berkeliling di kawasan KEK Mandalika .

Ia mengungkapkan, tak hanya pariwisata dan ekonomi kreatif saja yang menjadi perhatian. Tetapi juga kelestarian lingkungan. Karena itu, Menparekraf mengajak masyarakat untuk bangkit, dan juga terus meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

Di KEK Mandalika, Menparekraf Sandiaga bersama Gubernur Dr. Zul, dan rombongan sempat  berkeliling dilintasan sirkuit menggunakan sepeda motor listrik buatan putra-putra NTB.

Saat itu, ia mengapresiasi atas upaya-upaya percepatan pembangunan KEK Mandalika termasuk di dalamnya pembangunan lintasan digelarnya MotoGP.

“Dengan adanya Sirkuit Mandalika diharapkan dapat mengembangkan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism)," ujarnya. 

Indonesia diketahui masuk daftar cadangan untuk penyelenggaraan ajang balap MotoGP 2021. Karena itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengebut pengerjaan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Didukung view Pantai Mandalika yang indah dan eksotik.

Ditegaskan oleh Menteri bahwa pergelaran MotoGP yang sedang diperjuangkan untuk diselenggarakan di Sirkuit Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, diharapkannya mampu memicu kebangkitan ekonomi daerah sekitar.

“Saya ingin MotoGP ini bukan hanya sekedar infrastrukturnya saja yang terbangun tetapi juga sumber daya manusianya agar mereka bisa dengan cepat memanfaatkan peluang untuk membuka lapangan kerja,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah membenarkan bahwa, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menparekraf untuk mensukseskan event MotoGP.

Kementrian pariwisata, kata Bang Zul, selain mensukseskan MotoGP, tentu akan membuat event-event besar sebelum MotoGP. Karena menurutnya, salah satu cara mendongkrak perekonomian masyarakat adalah dengan memperbanyak event yang melibatkan masyarakat.

Menyinggung keberadaan motor listrik, Gubernur dihadapan Menparekraf menjelaskan, bahwa motor listrik ini merupakan produk-produk kreatif anak muda NTB. Motor listrik hadir di NTB juga sebagai salah satu langkah untuk menghadapi gelaran MotoGP di Lombok. Moment dunia MotoGP juga sebagai unjuk kompetensi atas kemampuan anak-anak muda kreatif NTB untuk bisa bersaing dengan dunia luar. 

Pada kesempatan tersebut Menparekraf juga menyerahkan bantuan toilet terbaik untuk KEK Mand alika. Toilet ini diklaim sebagai toilet paling lengkap dan juga terbaik jika dibandingkan dengan toilt-toilet di sejumlah destinasi wisara Indonesia.(Red.poel) 

 





 



TNI & POLRI

LSI

LSI

RELIGI

DAERAH

GAYA HIDUP

SPORT

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved