TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

TRIBUNNEWS

Ads

NASIONAL

KRIMINAL

PENDIDIKAN

WISATA

Kamis, 28 Mei 2020

Fase New Normal, Kodim 0622 Kab. Sukabumi Siagakan Personel di Pusat Keramaian


SUKABUMI (tribunnews.my.id)- Pemerintah tengah mempersiapkan fase kenormalan baru (new normal) ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, dengan harapan kegiatan ekonomi dapat kembali berjalan setelah sempat terhenti selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dalam menghadapi fase new normal di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sukabumi pada Juni mendatang, jajaran Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi sudah menyiagakan personil TNI di beberapa tempat pusat keramaian.

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Arm Suyikno mengatakan, dalam persiapan fase new normal saat ini anggotanya sudah mulai disiagakan, guna melakukan pengawasan disejumlah titik, dimana banyak orang beraktivitas. Serta untuk membantu melakukan pembinaan kepada masyarakat supaya sadar akan kesehatan.

"Hal ini dilakukan semata-mata membantu masyarakat satu sama lainya. Mengingatkan satu sama lainnya agar masyarakat betul-betul taat dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar Suyikno, kepada tribunnews.my.id, Kamis (28/5/2020).

Ia menyampaikan, personil anggota TNI Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi yang disiagakan sebanyak 70 persen dan 30 persen dari Polri.

"Itu perintah langsung dari panglima TNI dan perintah dari Presiden. Serta ditambah lagi dari unsur pemerintah daerah sendiri ikut membantu dalam pengawasan," terangnya.

Menurutnya, tempat yang menjadi pengawasan dimana banyak orang melakukan banyak beraktivitas antara lain pasar, toserba atau mall, rumah sakit dan terminal.

"Selain fase new normal anggota TNI, Polri dan unsur lainnya juga masih melakukan kegiatan PSBB. Yang mana di Kabupaten Sukabumi masih diberlakukannya hal tersebut," tuturnya.

Selain itu, Suyikno menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kehadiran TNI disini untuk membantu menyadarkan masyarakat terkait dalam pengawasan penanganan Covid-19. Dengan cara menjaga jarak, memakai masker serta pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (Hergon)***

New Normal, Badri Suhendi Minta Pemerintah Harus Konsisten Dalam Pelaksanaan Aturan


SUKABUMI (tribunnews.my.id)- Pemerintah akan berlakukan fase new normal pada Juni mendatang, agar masyarakat dapat produktif tetapi tetap aman dari wabah Covid-19.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi menyambut baik atas kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan new normal.

"Kita menyambut baik kebijakan pemerintah. Namun tentu ini harus di kaji secara matang terkait pelaksanaan teknisnya dilapangan," Ujar Badri, juga selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat, kepada tribunnews.my.id, Kamis (28/5/2020).

Politisi Partai Demokrat itu pun menuturkan, pemerintah harus konsisten dalam pelaksanaan aturan tersebut. Menurutnya, jangan terkesan semu dalam pelaksanaan dilapangan atau bahkan jadi membingungkan masyarakat.

"Jangan sampai program kebijakan ini justru akan menambah masalah baru yang lebih besar," terangnya.

Ia menyampaikan, pemerintah harus saling bahu membahu dan bersinergi dengan semua elemen baik instansi, lembaga, pihak keamanan, tim medis maupun dengan masyarakat.

"Itu semua guna untuk mengkonsolidasikan sistem dan pelaksanaan teknis dalam program new normal tersebut," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Badri mengajak semua masyarakat menyambut baik untuk mulai fase kenormalan baru (new normal).

"Mari kita menyambut baik untuk mulai fase baru. Tetapi tidak boleh lengah dan lalai dalam menjaga kondisi. Tetap jaga jarak, sering untuk mencuci tangan dan banyak minum vitamin," pungkasnya. (Hergon)

Jumat, 22 Mei 2020

Pemilihan KSB LPKDN DPD Sukabumi di laksanakan berbarengan dengan buka puasa bersama media LKI

Tribunnews.my.id | Sukabumi

Bersama Kita Jaga Kepedulian dan Jalin Silaturahmi Antar Sesama, menjadi tajuk utama dalam sebuah acara buka puasa bersama yang di selenggarakan oleh Jajaran Pengurus LKI-CHANNEL dan Lembaga perlindungan konsumen DARMA NUSANTARA (LPKDN)

Acara yang dilaksanakan sekitar pukul .17'30 WIB di Dikantor LKI-CHANNEL , di Jalan kompa rt 13/04 Desa Kompa Kecamatan Parungkuda berjalan dengan penuh kebersamaan setelah sekian lama tidak melaksanakan RAKOR dan Silaturahmi bersama.

Pimpinan Media Lintas Konsumen Indonesia (LKI) yang juga ketua umum LPKDN Yopi Sulaiman .SE dalam sambutan nya  mengatakan, bahwa giat yang kita adakan ini adalah bentuk dari kepedulian kita sebagai pelaku media dan Lembaga agar selalu bersinergis memperjuangkan masyarakat atau pun Konsumen serta bertujuan untuk bisa saling menjalin silaturahni antar anggota media dan Lembaga karena keduanya memang harus bisa sejalan dalam ranah dan tupoksinya masing masing ucapnya

"Intinya kami ada karena masyarakat, begitu pun sebaliknya, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini, kiranya kita semua berupaya untuk bisa saling bersilaturahmi

Disamping silaturahmi dan buka puasa bersama acara tersebut juga dilaksanakan pemilihan KSB dan struktur kepengurusan LPKDN DPD Sukabumi yang baru dan pada pelaksanaan nya voting di tetapkan ketua terpilih Ujang ferdiansyah dan Deni malik sebagai sekertarisnya Dalam kesempatan iti ketua terpilih ujang Ferdiansyah menambahkan,bahwasan nya Lembaga dan media harus bisa bersinergis,dan harus selalu membantu kalangan msyarakat umumnya yang sangat membutuhkan,dan semoga kita bisa menjaga kesehatan , apalagi dengan marak nya pandemi Covid-19 ,dan kami menghimbau bila  bepergian harus selalu memakai masker ," ungkapnya

Pada bulan suci ramadhan, tentunya rahmat Allah akan semakin dekat, maka dikabulkan segala doa, dan amalan pun dilipatgandakan berkali-kali lipat ," dan harapan saya semoga dengan kepemimpinan baru ini dapat menjadikan LPKDN lebih kompak dan menyatu dengan masyarakat ,ujar nya menutup pembicaraan.

(M.Dolen)

Penerima BLT Dampak Covid-19 di Desa Gunung Wangun Sepakat Memberi Pada Yang Tidak Mendapatkan


LEBAK (tribunnews.my.id)- Peserta Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak dari wabah virus corona atau Covid-19 di Desa Gunung Wangun, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, sepakat memberi kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Salah satunya diungkapkan oleh Nurhadijah/Abdurrahman warga Kampung Sukalaksana, RT 01 RW 04, Desa Gunung Wangun yang telah mendapatkan bantuan tersebut, saat di temui dirumahnya dirinya ikhlas memberikan sebagian bantuan yang telah di terimanya.

"Kami ikhlas memberikan sebagian bantuan yang telah kami terima, asal betul-betul dibagikan kepada yang tidak mendapatkan. Dan kenyataannya memang betul telah dibagikan kepada yang tidak mendapatkan. Jadi saya pribadi ikhlas karena semuanya kebagian," ujarnya, kepada tribunnews.my.id, Jum'at (22/5/2020).

Sementara, Kasdi salah satu warga yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah mengatakan, sangat senang karena sekalipun tidak masuk data tapi sama-sama mendapatkan bantuan walaupun cuma Rp 100 ribu dari peserta penerima. "Hal ini kami apresiasi dengan kebijakan pemerintah desa yang sangat peduli pada semua warga nya," ucapnya.

Diketahui, warga yang tidak mendapatkan bantuan dari berbagai sumber sebanyak 248 kartu keluarga (KK) di Desa Gunung Wangun tersebut.

Ditempat sama, Sekretaris Desa Gunung Wangun, Eden menjelaskan, kriteria warga yang kurang mampu semuanya diajukan.

"kami sudah bekerja semaksimal mungkin, agar semuanya mendapatkan. Akan tetapi, yang menentukannya dinas terkait. Sementara kan kalo mendengar bantuan semuanya ingin kebagian. Baik itu warga mampu apalagi yang kurang mampu," pungkasnya. (Hengki Juendi)***

Kamis, 21 Mei 2020

Keluarga Besar Lembaga Pandawa 16 Sukabumi Berbagi Ratusan Takjil


SUKABUMI (tribunnews.my.id)- Di bulan suci Ramadhan 1441 H yang penuh berkah ini, Lembaga Pandawa 16 berbagi ratusan takjil di Jalan Raya Cidahu Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/05/2020).

Dalam kegiatan tersebut terlihat antusias warga, terutama para pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Cidahu dekat Youmart Cidahu.

Salah satu pengurus Pandawa 16, Apih Keling didampingi kurang lebih 300 anggota yang hadir menyampaikan, dalam pembagian takjil ini pihaknya fokus melakukan pembagian terhadap pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Cidahu.

"Alhamdulillah, acara yang kami mulai sekitar pukul 17.00 WIB mendapat respon positif dari warga. Hal ini terbukti, dari 400 paket takjil yang dibagikan. Harapannya semoga tahun depan bisa berbagi dua kali lipat paket," ujarnya.

Sementara, Ketua Pandawa 16, Bah Akek menuturkan, semoga lembaga ini sukses terus serta diberikan kesehatan dan selalu solid. Selalu diterima oleh kalangan luas, khususnya di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan juga bertujuan untuk berbagi dengan masyarakat yang terkena masalah adanya Covid-19.

"Semoga ke depan masyarakat bisa menerima Lembaga Pandawa 16 ini di tengah-tengah masyarakat. Bahwa pandawa 16 adalah bagian dari masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

Apih berharap, kegiatan ini kiranya dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Saya juga sangat bangga dengan kekompakan serta solidnya anggota Pandawa 16. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh kawan-kawan Pandawa 16 lain yang ada di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Mamat. S Dolen)***

Diduga Penyaluran BLT di Desa Sukasirna Tak Sesuai Aturan, Begini Penjelasan Kades Sukasirna


SUKABUMI (tribunnews.my.id)- Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19, maka pemerintah mencanangkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan diatur dalam Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 6 tahun 2020.

Dalam Permendes sudah diatur, bahwa setiap kartu keluarga (KK) mesti menerima Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. Ternyata di Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi diduga pembagian BLT tersebut bertentangan dengan Permendes Nomor 6 tahun 2020.

Pasalnya, penerima BLT di Desa Sukasirna hanya diberi Rp 200 ribu hingga Rp 100 ribu per KK yang penyalurannya dilakukan secara tunai atau cash, Rabu (20/5/2020).

Diungkapkan salah satu warga penerima manfaat BLT yang tidak ingin namanya disebutkan, bahwa dana BLT tersebut diserahkan langsung oleh perangkat desa kepada warga salah satunya kepada warga Kampung Cilengo, RT 02 RW 03, Desa Sukasirna dengan nominal Rp 200 ribu per KK.

"Yang Rp 400 ribu itu katanya dibagi-bagi per KK Rp 100 ribu, dengan alasan biar adil dan merata semua kebagian. Padahalkan dari pemerintah pusat harus diberikan semua tanpa ada potongan apa pun," ungkapnya, kepada tribunnews.my.id, Kamis (21/5/2020).

"Dan yang saya pertanyakan penyaluran BLT tersebut berbeda-beda yang diterima oleh warga Kampung Cilengo," tambahnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Sukasirna, Deni Riswandi mengatakan, terkait transfaransi data penerima bantuan semuanya dipasang dikantor desa ada sebanyak 234 penerima bantuan.

"Berkaitan dengan jumlah nominal bantuan, saya didampingi Bhabinsa dan bhabinmas menyerahkan langsung kepada warga ke beberapa RW sebesar Rp 600 ribu dan tidak ada yang dikurangi," terang Deni, saat dikonfirmasi via pesan singkat aplikasi WhatsApp.

Ia menuturkan, terkait pelaksanaan penyaluran oleh RW. Menurutnya, untuk membantu pihak desa dan tidak ada yang dikurangi dari jumlah Rp 600 ribu tersebut.

"Berkaitan dengan wilayah itu diluar kewenangan desa, dan tidak ada intruksi apa-apa kepada RT RW. Kalau sama semua (menerima dana bantuan) seperti di RW 03 berarti itu intruksi saya. Ini kan nggak, silahkan saja cek ke RW 01, RW 02 dan RW yang lain full Rp 600 ribu," tuturnya.

Ia menyampaikan, kalau pun ada pengurangan dana bantuan yang diterima warga itu berarti intern RT dan RW. "Kalau ada seperti itu, berarti itu intern RT dan RW. Maaf saya hanya sebatas melaksanakan tidak ada kepentingan apa-apa. Buat apa uang segitu karena itu adalah hak warga," pungkasnya. (Arus. RH)***

Dampak Covid-19, Desa Bojonggenteng Dapat Tambahan Kuota 227 KPM


SUKABUMI (tribunnews.my.id)- Karena dampak pelemahan ekonomi yang disebabkan Covid-19, maka Pemerintah menambahkan sekitar 227 Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Pendistribusian KKS kepada 227 KPM tersebut dilaksanakan di Aula Bojonggenteng, Rabu (20/5/2020), berjalan dengan aman dan tertib.

Kasi Kesos Kecamatan Bojonggenteng, Asep lukmanul hakim menyampaikan, bahwa ini dalam rangka memfasilitasi terpaparnya pandemi Covid-19 khususnya di Kecamatan Bojonggenteng dan umumnya di Indonesia.

"Ini adalah bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat. Yang akhirnya pemerintah memberikan inisiatif untuk penambahan kuota dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," ujar Asep, kepada tribunnews.my.id, di Aula Desa Bojonggenteng, Rabu (20/5/2020).

Dikatakan Asep, penyalurannya dilakukan secara bertahap. "Alhamdulillah untuk Desa Bojonggenteng sudah selesai. Dan untuk Desa Bojonggaling pun sudah selesai. Habis duhur nanti kita lanjut ke Desa Berekah," terangnya.

Asep meminta, agar saat penyaluran KKS masyarakat tetap menjaga kehati-hatian dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Saat penyaluran kartu BPNT atau KKS nanti, KPM yang datang mengambil maupun yang mengantar wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan hand sanitzer yang telah disediakan. Serta menerapkan social distancing dengan cara menjaga jarak antrian,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Bojonggenteng, Yudi menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang sudah membantu dengan penambahan KKS yang khususnya terdampak Covid-19.

"Semoga bisa meringankan beban mereka (warga). Apalagi dalam menjalankan puasa ini dan mengahadapi Idul Fitri. Semoga kepada para KPM bisa memahami atas pemberian ini  untuk bisa di manfaatkan," pungkasnya. (Mamat. S Dolen)***

TNI & POLRI

YR Kobra

YR Kobra

RELIGI

DAERAH

GAYA HIDUP

SPORT

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved