Permasalahan Ciletuh Hilir Dan MNC Group disoroti Media Internasional - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Kamis, 23 April 2020

Permasalahan Ciletuh Hilir Dan MNC Group disoroti Media Internasional

Permasalahan Ciletuh Hilir Dan MNC Group disoroti Media Internasional


Tribunnews.my.id,-Bogor-
Permasalahan terkait pembebasan Warga ciletuh hilir oleh pihak Mnc group yang tak kunjung selesai tanpa ada titik temu kembali mendapat sorotan dari Jurnalis internasional.

Seperti halnya ucap Kuasa Hukum Warga Ciletuh yang sekaligus Direktur Hukum Kantor Sembilan Bintang R.Anggie Triana Ismail SH menjelaskan,
Akhir bulan February 2020 warga ciletuh hilir didatangi oleh media internasional dari the British Broadcasting Corporate (BBC) television & Newyork Post (Surat Kabar/koran),  dengan maksud untuk mengetahui kasus yang dialami oleh warga setempat dengan didampingi kuasa hukumnya, jurnalis bernama Krithika Varagur & Joshua berantusias menanyakan perihal kemanusiaan (HAM) sampai pelanggaran-pelanggaran hukum lainnya yang dilakukan oleh pihak MNC Land ,"Jelas Anggie.

Menurut Anggie Jurnalis asal United State America (USA) ini bertanya akan kehadiran pengusaha Mnc Group berikut kepala pemerintahan (presiden)  di Amerika bernama Donald trump. Pasalnya di amerika sendiri ada aturan yang mengatakan bahwa


"Seorang presiden tidak boleh memiliki bisnis diluar negeri" Donald trump melalui anaknya Trump junior 'Jr melakukan kerja sama bisnis dengan owner MNC Group Hary Tanusoedibyo.

Selain itu para Jurnalis internasional juga memantau Bisnis-bisnis yang dijalankan trump dengan MNC yakni berada di Bali & di lido Cigombong Bogor, Inilah hal menjadi atensi jurnalis ASAP amerika tersebut dan ini akan menjadi bahaya apabila dibiarkan begitu saja ," Tutur Joshua & Krithika Varagur"

Sampai saat ini jurnalis amerika tersebut intens dalam berkomunikasi dengan kuasa hukum warga, Sampai hari kemarin tanggal 22 April 2020, BBC TV & Newyork Post melakukan interview live melalui siaran teleconference," Pungkasny  (R.Kartolo)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved