Program MBR 2019 Air tak kunjung Mengalir Membuat Membuat Warga Kecwa - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Selasa, 21 April 2020

Program MBR 2019 Air tak kunjung Mengalir Membuat Membuat Warga Kecwa

Program MBR 2019 Air tak kunjung Mengalir Membuat Membuat Warga Kecwa



tribunnews.my.id-Sukabumi-
Kekecewaan masyarakat terhadap PDAM Perumda Tirta Jaya Mandiri bukan tanpa alasan, pasalnya warga yang sudah membayar sebesar Rp. 310.000,- program MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) pada bulan Juni 2019 harus gigit jari karena air tidak kunjung mengalir hingga saat ini (21/04/20).

Warga kampung bojongkaung, desa girijaya kecamatan nagrak yang menjadi konsumen mengungkapkan kekecewaannya menurut salah satu warga mengungkapkan kepada awak media bahwa percuma memasang PDAM apabila air tidak mengalir, menurutnya para konsumen sudah pernah mengeluhkan kondisi ini tapi sampai sekarang air tidak kunjung mengalir ke beberapa rumah. Konsumen berharap apabila pihak PDAM Tirta Jaya Mandiri tidak bisa memperbaiki hingga air mengalir para konsumen meminta uang kembali, menurutnya mubadzir ada vipa dan meteran air apabila air tidak mengalir ke rumah konsumen.

Menurut salah satu konsumen mengungkapkan dulu waktu kemarau pernah di kasih air tapi malah jadi kisruh.
"pernah dikirim dua tengki kesini, tapi percuma jadi rame ada yang kebagian ada yang enggak terus saya stop, sekarang usahakan PAM ini mengalir, insyaallah katanya sampai saat ini saya pasang bulan enam (Juni 2019) dan sekarang sudah mau bulan enam lagi hampir mau setahun" ungkapnya.

Lanjut menurut konsumen "bayar tiga ratus sepuluh ribu itu tuh aturannya enam puluh untuk bayar penggunaan air bulan depan yang dua ratus lima puluh kalau ga salah untuk pembayaran administrasi itu" kata salah satu konsumen.

Untuk mendapatkan dana hibah dari Program Hibah Air Minum ini, Pemda melalui PDAM disyaratkan untuk melakukan investasi terlebih dahulu jaringan perpipaan hingga ke sambungan ke rumah-rumah MBR yang telah diusulkan sebelumnnya, yang nantinya investasi yang dikeluarkan akan diganti oleh dana APBN melalui program ini.

Kondisi prasarana dan sarana air minum memberikan pengaruh besar pada kesehatan dan lingkungan yang memiliki dampak lanjutan terhadap tingkat perekonomian keluarga. Tapi apa jadinya apabila masyarakat yang menjadi konsumen program MBR melalui PDAM sudah membayar untuk menjadi konsumen tapi sudah sekian lama tidak kunjung mengalir airnya.

Hingga diterbitkannya berita ini, pihak PDAM Perumda Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi belum bisa dikonfirmasi oleh awak media.
(Asep Altek/Team)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved