Terancam Pasal 60 UU No 32 Tahun 2009, Lokasi Dumping Yang Diduga Limbah B3 Disegel PPLH Kota Batam - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Minggu, 03 Mei 2020

Terancam Pasal 60 UU No 32 Tahun 2009, Lokasi Dumping Yang Diduga Limbah B3 Disegel PPLH Kota Batam

Terancam Pasal 60 UU No 32 Tahun 2009, Lokasi Dumping Yang Diduga Limbah B3 Disegel PPLH Kota Batam


TRIBUNNEWS.MY.ID, BATAM :

Tim Gakkum KLHK dan Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kota Batam tinjau lokasi Dumping (timbunan) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Wilayah Rempang Cate, Barelang, Batam, Minggu (3/5/2020) siang.

Ketua KPLHI Kota Batam, Azhari Hamid mengatakan sesampainya di lokasi pihaknya menemukan lokasi Dumping limbah B3 itu telah dipasang pita segel oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam.

"Tadi kita tinjau kembali lokasi dumping Limbah B3, namun tak lama kemudian Tim Gakkum KLHK juga datang kelokasi dengan tujuan melihat dan cek keberadaan Dumping Limbah B3 tersebut," kata Azhari.

Ternyata, kata Azhari drum-drum yang berisikan Limbah B3 sudah terpasang pita segel yang bertuliskan PPLH - lingkungan Hidup dan Kehutanan. Info yang kita dapatkan bahwa yang memasang pita segel dilokasi Dumping Limbah B3 itu dari pihak DLH kota Batam," tambahnya.

Menurut keterangan dari Tim Gakkum KLHK, Azhari membeberkan bahwa lokasi Dumping Limbah B3 itu dipastikan sudah masuk unsur pidananya.

"Tadi kita sudah koordinasi dengan Tim Gakkum KLHK, kesalahan mereka tak hanya dari segi limbah B3nya saja, namun dari lokasi lahan juga sudah terindikasi ilegal.

Sebab, lanjut Azhari lahan yang menjadi tempat Dumping Limbah B3 tersebut masuk dalam kawasan hutan.

"Artinya, disini yang terlibat tak hanya pemilik lahan, namun yang melakukan Dumping dan Transporter yakni dalam hal ini adalah PT Desa air Cargo," beber Azhari.

Tak main-main, sebagai tindak lanjut kasus Dumping Limbah B3 yang dilakukan secara ilegal itu, Tim Gakkum KLHK akan memanggil pihak-pihak yang terlibat guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Penegakan Hukum Lingkungan, Endra membenarkan terkait pemasangan pita segel di Lokasi Dumping Limbah B3 yang berada diwilayah Rempang Cate Barelang.

"Ya benar pak, tadi kita lakukan pemasangan pita Segel di drum-drum yang diduga berisikan Limbah B3," ungkap Endra saat dihubungi.

Tadi saat dilokasi, tidak ada satupun orang yang berada dilokasi, sehingga untuk sementara kita lakukan penyegelan dulu.

Menurutnya, dalam waktu dekat DLH Kota Batam akan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Dumping Limbah tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Menunggu arahan dari pimpinan, kemungkinan kita akan panggil pihak-pihak yang terlibat dalam kasus itu," tutupnya.

Diketahui, setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 UU No 32 Tahun 2009 akan dipidana dengan ancaman penjara maksimal 3 tahun dan denda maksimal Rp3 M. (Tim/Red)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved