Bupati Sukabumi Bangun Rumah Jompo Tuna Netra Bareng Komunitas, Yon Armed 13 & Yon 310 - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Minggu, 14 Juni 2020

Bupati Sukabumi Bangun Rumah Jompo Tuna Netra Bareng Komunitas, Yon Armed 13 & Yon 310

Bupati Sukabumi Bangun Rumah Jompo Tuna Netra Bareng Komunitas, Yon Armed 13 & Yon 310


SUKABUMI|tribunnews.my.id- Inah adalah seorang jompo tuna netra yang hidup sebatangkara di Kampung Lamping RT 02 RW 09, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi yang bertahan hidup dengan serba kekurangan.

Inah memiliki rumah yang sudah tidak layak, beberapa waktu lalu warga menurunkan genting atap rumahnya dan Inah terpaksa tinggal di rumah tetangganya yang kebetulan masih kerabat.

Untuk mencukupi hidupnya Inah hanya mengandalkan bantuan tetangga dan kerabatnya yang masih berbaik hati.

"Ema tos teu tiasa kamana-mana ngan ukur tiasa nyeseuh, nyampaykeun ge tos teu tiasa, sabodo barudak we, (Ema sudah nggak bisa kemana-mana cuma bisa cuci baju, menjemur juga sudah tidak bisa gimana anak-anak saja)," ujar Inah dengan haru.

Berbeda dengan Iis (69), warga kampung  Bantarsari, RT 03 RW 04, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah yang mengisi gubuk reyot dimakan usia. Iis tingal bersama suami yang sudah tidak berdaya karena sakit, untuk mempertahankan hidupnya Iis masih bisa kerja serabutan untuk menghidupi keluarga.

Seakan berkah bagi keduanya, ketika rombongan komunitas motor trail datang bersama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami didampingi Komandan Bataliyon 310/Kidang Kancana Brigif 15/Kujang II, Kodam III Siliwangi, Letnan Kolonel Inf Andik Siswanto  dan Komandan Armed 13, Mayor Arm Micha Arruan, yang mengunjungi rumah keduanya.

Bagaimana tidak, rumah yang mereka biasa tinggali akan diperbaiki dan dibangun sehingga layak untuk ditinggali.

"Alhamdulillah dibantosan, ayeuna bungah kacida. (Alhamdulillah dibantu, sangat bahagia sekali," ungkap Iis, Minggu (14/6/2020)

Sementara, Fadilan sebagai koordinator  Bedah Rumah jompo tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh beberapa komunitas motor trail, seperti Komunitas TOM'S, Pandawa lima, Raisa 234 dan D1KCG.

"Kegiatan kami ini sebagai bukti bahwa kami peduli kepada masyarakat sekitar, dan kegiatan ini mendapat respon baik dari Bupati Sukabumi, Komandan Yon Armed 13 dan Danyon 310. Sehingga pembangunanya bisa cepat terlaksankan," terangnya.

Di tempat sama, Bupati Sukabumi mengatakan, bahwa Dengan tagline "urang babarengan nanjeurkeun kahadean" ini harus betul-betul dilaksanakan untuk saling membantu antar sesama.

"Siapapun yang memiliki harta lebih atau kesempatan untuk bisa berbagi mari kita lakukan bersama," paparnya.

Menurutnya, dalam satu tahun pembangunan rutilahu yang di intervensi Pemerintah  Kabupaten Sukabumi sekitar 7000-10.000 rutilahu.

"Awal data rutilahu sekitar 34 ribu, harusnya jika diakumulasikan dari intervensi bantuan pemerintah rata-rata 10 ribu per tahun. Dalam 4 tahun ini, harusnya sudah beres. Namun karena jumlah rutilahu terus bertambah sehingga masih banyak yang perlu kita bantu," jelasnya.

Marwan mengapresiasi langkah yang dilakukan komunitas trail ini, dan berharap hal tersebut menjadi contoh bagi komunitas lain

"Makanya nanti ada program juga di desa ADD untuk rutilahu. Kita dorong setiap desa itu, minimal lima rumah. Tapi dengan gotong royong di bantu masyarakat tentunya," pungkasnya.

Selain program rutilahu, Bupati Berharap Desa juga bisa mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BMDes) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi wilayah yang ada. (Mamat. S Dolen)***

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved