Puluhan Mahasiswa dan Aliansi Petani Tembakau Berdemo, Tagih Janji Politik Bupati Tentang Tata Niaga Tembakau  - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Selasa, 11 Agustus 2020

Puluhan Mahasiswa dan Aliansi Petani Tembakau Berdemo, Tagih Janji Politik Bupati Tentang Tata Niaga Tembakau 

Puluhan Mahasiswa dan Aliansi Petani Tembakau Berdemo, Tagih Janji Politik Bupati Tentang Tata Niaga Tembakau 

Tribunnews.my.id  Pamekasan

Ratusan  massa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa dan rakyat peduli petani tembakau Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin 10 Agustus 2020, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pemkab setempat.


Aksi para demonstran yang sebelumnya melakukan long martch dari areal monumen arek lancor itu, yakni menagih janji politik Bupati Pamekasan Badrut Tamam, tentang tata niaga tembakau yang selama dalam kepemimpinannya ini dinilai masih tetap tidak sesuai janjinya yang akan memberikan pembelaan nyata kepada petani tembakau.

Nur Faisal korlap aksi mengatakan, bahwa persoalan tata niaga tembakau yang sudah menjadi kasuistik sejak dulu itu hendaknya segera diselesaikan oleh Bupati Pamekasan sesuai Janji Politiknya di masa kampanye.

“Bupati hendaklah jangan hanya berjanji,sekarang haruslah bisa dibuktikan kepada petani karena petani sudah lelah dengan buaiannya dan mereka menunggu keseriusannya tersebut,” Kata Nur Faisal, salah satu Orator Aksi, Senin (10/08/2020).

Tak hanya itu, Nur Faisal menegaskan agar bagaimana Bupati Pamekasan atau Pememerintah Daerah setempat wajib menetapkan standard minimal harga tembakau 15% diatas ketentuan Break Even Poin (BEP) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Setempat.

“BEP tidak memiliki kekekuatan hukum tetap, kalau pabrikan hanya membeli sesuai BEP petani tetap rugi,” Tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Raja’e, Wakil Bupati Pamekasan menyatakan, bahwa pemerintah tetap akan melakukan langkah-langkah upaya agar tembakau milik petani terbeli dengan harga mahal.

“Semua hal tetap kita lakukan, termasuk mempermudah izin usaha tembakau dipermudah. Ini bagian dari langkah kita bersama agar petani tembakau tidak merugi,” Terangnya.

Wakil Bupati Raja’e juga menegaskan, bahwa pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan langsung tata niaga tembakau di bawah Dengan tujuan, untuk memastikan bahwa Pemerintah Daerah betul-betul serius dalam persoalan tata niaga tembakau.

(/RED).

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved