4 Ruko Di Tanjung Priok Ditutup Sementara yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita

Jumat, 25 September 2020

4 Ruko Di Tanjung Priok Ditutup Sementara yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan

4 Ruko Di Tanjung Priok Ditutup Sementara yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan




TRIBUNNEWS.MY.ID|JAKARTA UTARA - Menindak lanjuti Pergub No.88 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan gubernur, No 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Dalam hal ini untuk upaya penanganan covid 19 Pemprov DKI Jakarta, dan Kepgub No.959 Tahun 2020 tentang pemberlakuan pelaksanaan PSBB dalam penanganan Corona virus 2019 & Pergub NO : 79 Tahun 2020.

Babinsa Koramil 03/Tg.Priok Kodim 0502/JU Sertu Afriyadi dan Unsur Tripilar melaksanakan operasi Yustisi dengan sasaran area perkantoran dan Ruko yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan di Jl.Taman Sunter Indah RT 014 RW 012 Kel.Sunter Jaya Kec.Tg.Priok Jakarta Utara, Jum'at (25/9/2020).

Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka PSBB Ketat tersebut diikuti kurang lebih 9 Personil gabungan TNI Polri dan Satpol PP, dengan hasil 4 Ruko tersegel karna tidak mematuhi Protokol kesehatan serta tidak menghiraukan Anjuran dari Pemerintah.

Sertu Afriadi mengatakan Kami harap setelah adanya Peringatan dan Penyegelan tempat Usaha  selama 3 hari tersebut dapat menjadi Efek Jera bagi para Pelaku usaha untuk mematuhi anjuran pemerintah dengan melaksanakan Protokol Kesehatan.

Kami sarankan agar para pelaku usaha untuk menyediakan tempat mencuci tangan, Pengukur Suhu serta membatasi jarak Pengunjung dengan menggunakan media Silang yang di batasi kurang lebih 1 meter dan untuk para usaha Kuliner kami harap tidak menyediakan Meja maupun bangku dan  hanya melayani pembelian take away atau dibungkus, pungkas Afri

Sementara itu  Lurah Sunter Jaya  Bapak H Sahroni S.H mengatakan, kami telah memberikan himbauan sebelumnya baik kepada pimpinan perkantoran maupun pemilik ruko untuk mengikuti aturan PSBB.

"Hari ini kami berikan sangksi kepada 4 ruko tidak boleh beroperasi selama 3 hari, apabila dikemudian hari mereka masih melanggar akan diberikan sangksi yang lebih tegas sampai pencabutan ijin usaha," tegasnya. (AP)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved