Babinsa Kodim 0906/Tenggarong Kembangkan Madu Kelulut di Masa Pandemi - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Senin, 30 November 2020

Babinsa Kodim 0906/Tenggarong Kembangkan Madu Kelulut di Masa Pandemi

Babinsa Kodim 0906/Tenggarong Kembangkan Madu Kelulut di Masa Pandemi


TRIBUNNEWS.MY.ID|SAMARINDA – Meningkatkan daya tahan tubuh menjadi hal yang penting pada masa pandemi Covid-19. Ini menjadi upaya untuk mencegah penularan Covid-19, mengingat vaksin maupun obat belum tersedia. 

Berbagai makanan sehat pun dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan imunitas, termasuk madu dan susu. Keduanya ternyata mengandung banyak vitamin dan protein (mikronutrien) yang baik bagi tubuh.

Di sela-sela kesibukannya sebagai anggota TNI, tepatnya Babinsa Koramil 0906-01/Tenggarong Kodim 0906/Tenggarong (Tgr) Serda Ribut, tidak hanya menjalankan tugas pokoknya sebagai Babinsa.

Akan tetapi dirinya juga berhasil mengembangkan Lebah kelulut di desa Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (30/10/2020).

"Dari mengembangkan hewan kecil yang ada di sekitaran lingkungan, kita yang dianggap sebagai binatang pengganggu. Karena sering membuat sarang di sela-sela bangun rumah, maupun perkantoran," ujar Serda Ribut.

Dimana yang sering di sebut dengan nama kelulut ataupun klanceng ini, ternyata dapat menghasilkan madu jika di konsumsi.

Lanjut Serda Ribut menuturkan, "Dimana madu kelulut tersebut bisa dan mampu meningkatkan imunitas dalam tubuh terlebih menghadapi pandemi covid-19," katanya.

Di masa pandemi covid-19 saat ini Serda Ribut melihat potensi madu kelulut yang sangat terbatas produksinya. Dan mengajak masyarakat yang menjadi binaannya. Dalam hal ini untuk mengembangkan madu kelulut tersebut.

Menurut Serda Ribut, Bahwa madu yang di hasilkan sangat baik untuk menjaga kesehatan, dan imunitas tubuh apa lagi di masa pandemi seperti saat ini.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Mulawarman yang bekerja sama dengan Universitas Kyushu Jepang. Dimana madu kelulut dapat mencegah dan mempercepat recovery rate dalam penyembuhan covid 19. 

"kami temukan itu ada sekitar 13 lebah kelulut yang sudah dibudidayakan orang tapi yang paling banyak itu jenis Trigona Itama seperti yang dibudidayakan oleh Serda Ribut bersama teman-teman," ucap Prof.DR. Enos Tangke Arung, S.HUT., MP.

Enos juga menyampaikan dengan madu yang di hasilkan oleh lebah kelulut tersebut, dapat menunjukkan penghambatan terhadap daya lengket atau menempelnya si Virus Corona ke sel manusia yang namanya ACE2, madu kelulut menghambat proteinnya si covid-19 untuk menempel di sel manusia tambahnya.

Babinsa menerangkan," Madu sangat produktif untuk di kembangkan. Karena Desa Bukit Biru merupakan hutan lindung, sekaligus dapat menambah penghasilan, pelestarian hutan dan habitat tawon madu,” terangnya.

“Peternakan madu kelulut ini sudah lama dibudayakan, namun dari hasil pengembangannya pemeliharaan madu ini sudah dapat membuahkan hasil. Selanjutnya peternakan madu kelulut ini akan diperluas lagi. Peternakan Madu kelulut ini termasuk bidang usaha yang menjanjikan, untuk mendapatkan penghasilan keluarga”, Begitu keterangan yang disampaikan dari pemilik peternak madu kelulut yaitu Babinsa

Inilah bentuk wujud nyata kepedulian TNI dalam mengajak masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi covid-19, bergerak searah melawan Corona. (FT)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved