Ikin Roki'in Berkomentar Video Viral Apdesi Kabupaten Sukabumi yang Tantang Insan Media - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Selasa, 24 November 2020

Ikin Roki'in Berkomentar Video Viral Apdesi Kabupaten Sukabumi yang Tantang Insan Media

Ikin Roki'in Berkomentar Video Viral Apdesi Kabupaten Sukabumi yang Tantang Insan Media


TRIBUNNEWS.MY.ID|SUMEDANG - Menyikapi beredarnya Video yang Viral setiap group wag Media Sosial dijawa Barat, tentang adanya kata- kata yang mengandung ujaran kebencian. Dan bahkan menantang LSM dan Media, dari ketua APDESI Kabupaten Sukabumi.

Dalam hal ini tentang berupa ungkapan perlawanan kepada Media dan LSM. Dimana hal tersebut tentunya sangat tidak etis, dan memancing reaksi dari seluruh insan Pers dan LSM di seluruh Indonesia.

Saya Ikin Roki'in, MM sebagai ketua DPW MOI Jawa Barat dan juga sebagai, Pimpinan Redaksi Media suraindependent.id menyikapi tayangan dan Stetment yang dikatakan oleh Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi.

Dimana merupakan bentuk dari ungkapan kebencian pada insan Pers, tentunya hal ini akan menjadi suatu permasalahan. Dimana dapat melahirkan ketegangan hubungan antara pemerintah Desa, dan para jurnalis apalagi postingan Video tersebut tersebar di Media sosial.

"Dan saya yakin ini akan berakibat perpecahan, bahkan LSM dan para jurnalis tidak akan diam dengan kejadian ini. Karena pembicaraan dalam Vidio tersebut, tidak menyebutkan oknum jurnalis atau oknum LSM. Dan tidak ada kata diduga, melainkan itu sudah menuduh dan menyamaratakan kita semua sebagai jurnalis maupun LSM," jelas Ikin Roki'in MM, yang juga Sekjend DPP Sajatina Jabar.

Lanjut Ketua DPW MOI Jawa barat menegaskan, Jujur saya sangat terkejut mendapat informasi ini, yang saya terima dari salah satu rekan wartawan saya dan tersebar dibeberapa grup WAG Jawa Barat maupun grup media online Indonesia tingkat nasional.

Menurut keterangan awalnya mereka (APDESI), mendapat laporan anggotanya (Kepala Desa) terkait adanya salah satu Kepala Desa di sana yang di panggil untuk audensi oleh salah satu kawan LSM terkait tentang adanya dugaan penggelapan aset Desa," lanjutnya.

Tapi tidak seharusnya Statkmentnya seperti menyamaratakan, hal ini menimbulkan keresahan dan bisa menjadi bentuk unsur sara.

"Sehingga berujung membunuh karakter terhadap profesi jurnalis dan rekan media, bukan hanya di Kabupaten Sukabumi saja akan tapi bisa berpengaruh di seluruh Indonesia," tambah Ikin Roki'in.

Masih menurut Ikin Roki'in menuturkan, Saya sih berharap ada klarifikasi dan itikad baik dari ungkapan dan Statment tersebut, baik yang mengatasnamakan dirinya sebagai Panglima APDESI Kabupaten Sukabumi siapaun dia, untuk mengklarifikasi ucapannya tersebut.

"Karena profesi kita sebagai jurnalis atau Media bekerja sesuai dengan UU pokok tentang Pers No. 40 Tahun 1999 dan UU no. 14 Tahun 2008 tentang sistem keterbukaan informasi publik," Tegasnya.

Ketua DPW MOI Jawa barat menambahkan, Saya yakin bahwa saat ini seluruh media di Kabupaten Sukabumi Khususnya dan Jawa Barat pada umumnya, sangat kecewa dan mengecam statment yang dilontarkan oleh Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi.

"Bahkan kami dan beberapa organisasi media lainnya sudah siap menyampaikan gugatan hukum atas Stakment yang sudah Viral di Media Sosial tersebut," pungkasnya. (*)

loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved