- TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Selasa, 15 Desember 2020

TRIBUNNEWS.MY.ID|BLITAR - Akibat Hujan Deras, Jembatan Di Desa Ngaringan Blitar Putus
Blitar - Sudah sejak sepekan lebih Blitar Raya didera hujan deras disertai angin, seperti yang terjadi kemarin pada hari Minggu (13/12/20). 

Hujan selama 3 jam telah mengakibatkan banjir bandang,nhingga memutus jembatan penghubung antara desa Ngarigan dengan desa Butun Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Kapolsek Gandusari Iptu Try Wahyudi melalui Kasubag Humas Polres Kabupaten Blitar AKP Imam Subechi dalam keterangan persnya mengatakan, bencana banjir bandang itu terjadi sekitar pukul 13.00 wib. Dan diduga akibat hujan deras berjam-jam, sehingga membuat sungai Sat tak mampu menahan debit air yang terlalu besar.

“Dilaporkan warga sekitar hujan dengan intensitas tinggi, sehingga mengakibatkan sungai Sat tidak mampu menampung air hujan. Dan mengakibatkan banjir di wilayah desa Ngaringan,”kata Imam Subechi.

Masih kata Imam Subechi dari keterangan sejumlah saksi warga sekitar tempat kejadian, sore itu Jembatan jalan persawahan yang menghubungkan antara desa Ngaringan dengan Dusun Balong desa Butun yang berada di  Rt 01/Rw01 Desa Ngaringan terputus, ini akibat luapan air tersebut, menggerus tanah sekitar bahu jembatan. Dan hanya hitungan menit saja bangungan panyangga jembatan roboh dan hanyut.

“Memang saat itu intensitas air hujan tinggi sehingga mengakibatkan sungai Sat tidak mampu menampung air hujan air meluap dan masuk ke pekarangan serta ladang  warga Desa sekitar,” jelasnya.

Lanjut Imam Subechi, banjir bandang selain memutus jembatan menuju jalan sawah, berdasarkan keterangan dan Informasi yang berkembang di masyarakat desa Ngaringan, bahwa  banjir yang terjadi kemarin itu gara- garanya akibat perkebunan NSA yang semula perkebunan tersebut ditanami tanaman keras. Namun sejak beberapa tahun yang lalu beralih fungsi menjadi tanaman pisang, sehingga daya serap air hujan kurang dan mengakibatkan banjir.

Meskipun jembatan tersebut putus, namun akses jalur alternatif ini tak banyak mengganggu kepentingan arus lalulintas, sementara ini, pihak Pemerintahan desa setempat bersama Dinas terkait. (Ayu)


loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved