Gegara Rebutan Mikropon Karaoke di Kedai Tuak Hingga Berujung Keributan - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Jumat, 15 Januari 2021

Gegara Rebutan Mikropon Karaoke di Kedai Tuak Hingga Berujung Keributan

Gegara Rebutan Mikropon Karaoke di Kedai Tuak Hingga Berujung Keributan

TRIBUNNEWS.MY.ID|SERDANG BEDAGAI - Ulah resek GM (58) merebut Mikropon di kedai tuak membuat pelaku CS alias Charles (49) naik pitam. Kemudian CS langsung menghantamkan gelas ke pelipis GM hingga berlumuran darah. Kemudian dari keributan tersebut membuat GM dilarikan ke Klinik untuk mendapatkan perawatan medis. 

Mendapat perlakuan tak menyenangkan hingga berujung penganiayaan, akhirnya korban GM warga Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, Kab. Serdang Bedagai, melaporkan peristiwa itu ke Polsek Dolok Masihul. 

Dimana kasus penganiayaan itu terjadi di Dusun II Desa Aras Panjang, Kec. Dolok Masihul Kab. Serdang Bedagai, tepatnya di warung Tuak milik Aceng, Selasa (12/1/2021) sekira pukul 23.30 WIB. 

Setelah mendapat laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul, langsung mengejar tersangka CS alias Charles (49) warga  Dusun II Desa Batu 12, Kec.Dolok Masihul,  Kab.Serdang Bedagai. 

Sebelumnya petugas mendapatkan laporan, dimana korban dianiaya tersangka dengan mengalami luka pada bagian pelipis diatas mata sebelah kanan luka, dan kening sebelah kanan banyak mengeluarkan darah, akibat dipukul dengan menggunakan gelas kaca. 

Sehingga korban dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk penanganan medis. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP Khairul Saleh SH kepada wartawan mengatakan, setelah menerima pengaduan dari masyarakat tentang terjadinya penganiayaan terhadap korban GM. Selanjutnya dilakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. 

Kemudian, Kanit Reskrim IPDA Zulfan Ahmadi, SH  melakukan penyelidikan ungkap kasus  penganiayaan tersebut. 

Kemudian Kanit Reskrim beserta Tim Opsnal, melakukan serangkaian penyelidikan. Dan diketahui identitas tersangka yang melakukan penganiayaan sedang menuju Kota Tebing Tinggi, untuk berangkat pulang ke Jakarta. 

Selanjutnya, Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, Kanit Reskrim dan Tim Opsnal, melakukan penyisiran di sekitar loket bus yang akan berangkat ke Jakarta.

Dan menemukan tersangka di loket KPUM di Jalan HM.Prof Yamin Kampung Keling Kel. Tanjung Marulak Hilir Kec.Rambutan Kota Tebing Tinggi. Dimana sedang menunggu Bus untuk berangkat ke Jakarta, kemudian langsung dilakukan penangkapan. 

Dari hasil interogasi tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban GM. Dimana dengan cara memukulkan gelas kaca kearah wajah korban, yang mengakibatkan mengalami luka. 

" Tersangka langsung diamankan ke Polsek Dolok Masihul, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku kita jerat pasal 351 (2) KUHPidana ancaman hukuman maksimal 5 tahun Penjara," pungkas kapolres. (HMS)


loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved