Oknum Karyawan/ti PJT II Diduga Lakukan Tindakan Asusila Hingga Lahir Seorang Anak - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Rabu, 31 Maret 2021

Oknum Karyawan/ti PJT II Diduga Lakukan Tindakan Asusila Hingga Lahir Seorang Anak

Oknum Karyawan/ti PJT II Diduga Lakukan Tindakan Asusila Hingga Lahir Seorang Anak

TRIBUNNEWS.MY.ID|PURWAKARTA - Disinyalir adanya Skandal Asmara yang dilakukan oleh oknum Karyawan/Ti Perum Jasa Tirta II (PJTII) dengan dugaan perselingkuhan hingga kini belum menemukan titik terang.

Bagaimana tidak, kasus dari 2017 dan terbongkar 2019 hingga dilaporkannya pada tanggal 28 Mei 2020 ke Polres Purwakarta hingga kini belum selesai.

Oknum berinisial AS dan DD melakukan hubungan gelap dari tahun 2017 dan terbongkar tahun 2019, hingga diduga lahirnya seorang anak berusia 3 tahun.

Mirisnya kedua oknum tersebut masing masing sudah memiliki pasangan alias berkeluarga. 

RM selaku suami dari DD dengan bukti yang ada melaporkan ke pihak yang berwajib Unit PPA Polres Purwakarta Kamis 28 Mei 2020 dengan Nomor :SKLP-B/112/V/2020/SPKT.

Dan pada tanggal 19 Oktober 2020, RM mengirimkan surat laporan kepada PJTII atas dasar dugaan perselingkuhan yang di lakukan Karyawan/Ti PJTII. 

Atas dasar itu RM menginginkan pihak PJTII bersedia untuk menindak oknum tersebut untuk dihadirkan di Polres Purwakarta saat pemanggilan dan bersedia tes DNA agar semua bisa terbukti. Tetapi hingga kini belum ada titik terang.

Ketika dikonfirmasi lagi RM sambung pesan WhatsApp sejauhmana kasus yang menimpanya itu. RM menjelaskan, pada tanggal 19 November 2020 memenuhi panggilannya lagi untuk datang ke Polres Purwakarta, tetapi pada pemanggilan itu DD tidak ada, yang ada malah para pejabat PJTII.

"Waktu saya datang, ada 5 orang dari pihak PJTII kumpul di depan pintu ruangan Kapolres, diantaranya ada GM/Ka.divisi,"
 
Lanjut RM, anehnya ketika masuk lanjutan proses keruangan pemeriksaan ko tiba-tiba ada surat pernyataan bahwa DD tidak bersedia melakukan tes DNA.

"Ko bisa, tiba-tiba ada surat bahwa DD tidak bersedia di tes DNA, bukannya dengan menolak tes DNA berarti ada apa-apanya," ucap RM dalam pesan WhatsApp Rabu, (31/03/2021). (Red)


loading...

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved