All Posts - TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita -->

Selasa, 23 Februari 2021

Sukseskan TMMD Ke-110, Kodim 0912/Kbr Kebut Persiapan Pelaksanaan TMMD

TRIBUNNEWS.MY.ID|SENDAWAR - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke-110 Tahun 2021 akan segera dimulai. Kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0912/Kutai Barat (Kbr) akan dilaksanakan di RT 03 Kampung Long Hubung Ulu Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (23/02/2021).

Dandim 0912/Kbr Letkol Inf Anang Sofyan Effendy mengatakan, mulai kebut persiapan pelaksaan TMMD dari sekarang, Mulai dari material dan peralatan yang akan di pakai harus di persiapkan dari sekarang.

"Dalam kegiatan TMMD ke-110 di Kampung Long Hubung, ada beberapa sasaran yang akan di bangun yaitu akan melaksanakan Semenisasi Jalan Kampung Sepanjang 670 meter, merehap rumah warga sebanyak 3 Unit di Kampung Long hubung, Pembuatan Lahan Demlot seluas 1 Hektar, merehap rumah marbot, Gereja dan Masjid Al- Fajar di Kampung Long hubung Ulu,” Ungkapnya.

Menurut Dandim menjelaskan, Penyiapan material terus dikebut, dengan harapan saat pelaksanaan sudah tidak ada lagi droping material. Ini dilakukan karena situasi di lokasi curah hujan cukup tinggi. dikhawatirkan jika saat pelaksanaan masih ada kegiatan droping material maka akan mengganggu proses pengerasan jalan.

"Melihat perkembangan yang ada saat ini, saya optimis saat pelaksanaan nanti dimungkinkan tidak ada kendala masalah keterlambatan materil. Sehingga pelaksanaan bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan,” Pungkasnya. (FT)


Polsek KPC melaksanakan Ops Yustisi Di Pintu Masuk Pelabuhan

TRIBUNNEWS.MY.ID|KOTA CIREBON - Dengan segala keterbatasan dan juga sarana yang digunakan. Polri dalam pelaksanaan tugas senantiasa didasari dengan ke iklasan dan Humanis dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. 

Hal ini dilaksanakan oleh jajaran Polsek kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) yang di pimpin oleh AKP Sugiono selaku kapolsek. Dengan melaksanakan kegiatan Baksos pembagian masker dalam rangka Ops Yustisi diwilayah Hukum polsek KPC Polres Cirebon Kota, Selasa (23/2/2021).

Disampaikan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan melalui Kapolsek KPC menuturkan, bahwa Kegiatan tersebut dalam rangka edukasi dan pencegahan tekait wabah Covid-19 yang masih belum reda di Negara indonesia.

"Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan dengan sistem stationer juga  mobile ke wilayah Hukum Polsek KPC," jelas AKP Sugiono.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanalan oleh 4 orang personil KPC dan 2 orang satpam kawasan Pelabuhan Cirebon. Serta yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 10 Pcs masker," tutup IPTU Ngatidja. (SF)


Tak Hanya Sosialisasi, Babinsa Koramil Penajam Siap Jadi Motivator PPKM Mikro

TRIBUNNEWS.MY.ID|PENAJAM – Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Bhabinkamtibmas dan instansi terkait Kelurahan Buluminung Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tampak kompak di Posko Terpadu PPKM Skala Mikro. Kegiatan bertempat di RT 4/5 Kelurahan. Buluminung, Senin (22/2/2021).

Pada penjagaan posko Terpadu PPKM Skala Mikro tersebut tampak hadir Babinsa Serma Bambang Siswandi, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 4 dan 5 serta Kader Kes Ibu Yani.

Di sela -sela kegiatan Serma Bambang S menuturkan, Tujuan didirikannya bangunan Posko PPKM Mikro ini, adalah untuk  mempermudah koordinasi antar sesama penggiat yang aktif dalam kegiatan pencegahan penyebaran wabah Covid-19. 

Menurut Serma Bambang, "Posko ini merupakan tempat berjuang warga untuk mempersempit penyebaran Covid -19 sampai di tingkat pemerintahan paling bawah,”ujarnya.

Sambung Serma Bambang menegaskan, Penegakan disiplin Covid -19 dimulai dari tingkat RT. Karena saat ini, penyebaran wabah Corona sudah mulai dari klaster rumah tangga. Maka sudah saatnya kita perketat mulai dari setiap RT, untuk itu kami selaku Babinsa dan Bhabinkamtibmas siap untuk menjadi motivatornya.

“Keamanan dan keselamatan warga adalah yang utama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Maka sudah saatnya, kita terus mengingatkan warga untuk menjalankan 5 M dan 3T,” jelas Bambang S. (FT)


Satgas Yonif 611/Awang Long Bantu Bangun Rutilahu Diperbatasan

TRIBUNNEWS.MY.ID|SAMARINDA – Sebagai bentuk pengabdian dan perhatian terhadap warga diperbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 611/Awang Long bantu pembangunan rumah warga atas nama Bapak Piam. Dimana yang bertempat di Kampung Bupul Distrik Elikobel Kabupaten Merauke. Selasa, (23/02/2021).

Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Satgas Yonif 611/Awang Long yang pada umumnya. Dimana untuk membantu meringankan beban yang ada di tengah masyarakat. Dan sebagai salah satu upaya dalam membantu pemerintah daerah, khususnya diperbatasan.

Dansatgas Yonif 611/Awang Long Mayor Inf Albert Frantesca dalam rilis tertulisnya menyampaikan “Kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa keberadaan Satgas Yonif 611/Awang Long di sini adalah sebagai solusi guna memecahkan persoalan yang ada di tengah masyarakat.”

“Kita dari Satgas bersama masyarakat kampung Bupul berusaha, untuk membantu tenaga dan mewujudkan warga dengan mempercepat pembangunan rumah warga yang berada disekitar Pos Kalimaro.” imbuhnya.

Tambahannya Dansatgas menegaskan “Melalui kegiatan teritorial yang rutin dilaksanakan akan semakin mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat yang ada diperbatasan, 

"sebagai bentuk nyata dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dan khususnya di daerah perbatasan serta implementasi dari salah satu isi Delapan Wajib TNI.

“Menjadi Contoh dan Mempelopori Usaha-usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya,” tegasnya.

Sementara itu Bapak Piam mengungkapkan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 611/Awang Long atas kepedulian dan bantuan tenaga membantu pembangunan rumah mereka.

 “Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak TNI, semoga bapak – bapak TNI selalu dalam lindungan Tuhan YME serta diberikan kesuksesan dalam setiap pelaksanaan tugas di perbatasan.” tuturnya. (FT)


Senin, 22 Februari 2021

Pangdam VI/Mlw Mengikuti Pengarahan Presiden RI tentang Pengendalian Karhutla Via Virtual

TRIBUNNEWS.MY.ID|SAMARINDA - Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) didampingi Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si. mengikuti Pengarahan Presiden RI tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2021 secara virtual dari ruang serba guna Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/02/2021).

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajaran pemerintah pusat maupun daerah beserta seluruh stakeholder terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar melakukan pencegahan dan pengendalian secara intensif.

"Prioritaskan upaya pencegahan, jangan terlambat. Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Manfaatkan teknologi untuk monitoring. Kita juga harus mencari solusi permanen untuk mencegah dan menangani karhutla. Didukung langkah penegakan hukum yang tegas bagi siapapun pelaku karhutla, di konsesi milik perusahaan maupun masyarakat," tegas Jokowi.

Jokowi mengingatkan Pangdam, Kapolda, Kapolres, Danrem serta Dandim sesuai kesepakatan pada 2016, jika ada kebakaran, membesar dan tidak tertangani dengan baik, maka aturan mainnya tetap sama dan tidak berubah, yaitu dicopot atau diganti.

"Untuk penanganan karhutla di 2021 eksekusi lapangan harus semakin efektif. Karena pada tahun ini Indonesia masih mendapatkan hujan menengah tinggi hingga April. Mei akan jadi fase transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Kita harus tetap waspada dan jangan lengah. Untuk itu, dimulai dari sekarang, planning disiapkan, organisasinya di cek apakah sudah siap bekerja atau tidak," pesan Jokowi.

Gubernur Dr Isran Noor menegaskan Pemprov Kaltim berkoordinasi dengan kabupaten/kota sudah melakukan persiapan-persiapan terkait pencegahan dan pengendaluan karhutla. Secara intensif juga dilakukan pemantauan dan monitoring di daerah-daerah yang rawan atau memiliki hotspot atau titik-titik api.

"Ada sekitar 2.500 tenaga yang disiapkan dari unsur TNI, Polri, Kehutanan, BPBD dan relawan baik dari Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api didukung dengan peralatan yang cukup untuk mencegah karhutla di daerah," tegas Isran.

Kegiatan ini juga di hadiri Kepala Kejati Kaltim Deden Ricky Hidayat Firman SH, MH, Danlanud Dhomber Kolonel Pnb Dedy Susanto S.E, Asintel Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Nyamin S.I.P.), Aster Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf M. Isnaeni, SE, M.M, Waasops Kodam VI/Mlw Letkol Inf Teguh Wiratama,S.Sos, dan Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiyarto. (FT)


Terlibat Bentrokan, Polresta Cirebon Amankan Sekelompok Gangster

TRIBUNNEWS.MY.ID|KABUPATEN CIREBON - Petugas Polresta Cirebon mengamankan sekelompok gangster yang terlibat bentrokan di Jalan By Pass Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (14/2/2021) kira-kira pukul 01.30 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan, ada 10 anggota gengster yang diamankan jajarannya. Mereka berinisial RZ (17), MS (16), SF (17), NK (17), SP (17), VR (14), IU (16), AG (16), IAQ (21), dan TRM (20).

Menurutnya, mereka merupakan anggota gangster All Star dan terlibat bentrokan dengan gangster Jepang. Namun, kelompok gangster tersangka jumlahnya lebih banyak sehingga kelompok lawannya tidak berdaya.

"Para korbannya mengalami luka putus tiga jari, sayatan senjata tajam, memar, dan lainnya," kata Kombes Pol M. Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Senin (22/2/2021).

Ia mengatatakan, peristiwa bermula dari ajakan bentrokan yang disampaikan kelompok gangster All Star di media sosial terhadap kelompok gangster Jepang di Pasar Gaya Arjawinangun. Kelompok gangster Jepang pun mendatangi lokasi sesuai waktu yang ditentukan.

Namun, setibanya di lokasi mereka tidak mendapati anggota kelompok gangster All Star. Karenanya, kelompok korban yang berjumlah 12 orang dan berboncengan menggunakan empat sepeda motor itupun bermaksud pulang.

Ketika kelompok korban tiba di Jalan By Pass Arjawinangun, mereka dihadang kelompok para tersangka dan langsung terjadi bentrokan. Kelompok gangster All Star yang berjumlah 20 orang pun menganiaya para korban menggunakan senjata tajam, batu, dan lainnya.

"Tidak hanya menganiaya, tetapi para tersangka juga merusak sepeda motor korban. Jumlah korban yang mengalami luka-luka ada tiga orang," ujar Kombes Pol M. Syahduddi.

Syahduddi menyampaikan, lima bilah celurit, pedang, dan batu yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban juga berhasil diamankan jajarannya sebagai barang bukti. Bahkan, termasuk sepeda motor korban yang rusak bodi depannya akibat perbuatan kelompok gangster tersangka.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2014 juncto Pasal 170 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (SF)


Uu Ruzhanul Tinjau Banjir di Bekasi

TRIBUNNEWS.MY.ID|BEKASI - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi bencana banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (22/2/2021). 

Dari hasil peninjauan lapangan itu, Kang Uu mengatakan, banjir di PGP disebabkan curah hujan tinggi, kurangnya penyerapan air, serta jebolnya tanggul sungai di kompleks perumahan tersebut. 

"Tanggul penahan air sudah lama, uzur, dan retak, jadi saat banjir deras dan kencang tanggul tersebut tidak bisa menahan laju air," ucap Kang Uu yang turut didampingi Camat Jatiasih Mariana. 

Akibat banjir tersebut, sekitar 700 kepala keluarga terdampak dan ratusan warga harus mengungsi. 

Namun, Kang Uu berpesan kepada semua pihak untuk tidak menyalahkan bencana banjir di PGP. Ia mengajak unsur pemerintah, lembaga, serta masyarakat untuk ihtisabun nafsi (koreksi diri) dan lebih peduli terhadap lingkungan. 

"Pada prinsipnya saya tidak menyalahkan masyarakat (yang) membangun rumah, saluran parit mengecil, dan lainnya, juga tidak menyalahkan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) karena kalau kita saling menyalahkan, tidak akan menyelesaikan masalah," ucap Kang Uu. 

"Masing-masing introspeksi diri termasuk pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Menyadarkan kembali bagaimana peduli lingkungan. Jika tidak sadar atau peduli lingkungan, banjir akan terus terjadi," tambahnya. 

Kepada perangkat daerah, termasuk lurah, kepala RT dan RW, Kang Uu pun berpesan agar mereka bisa lebih memantau pembangunan yang ada di daerahnya. 

"Saat ingin membangun, cek dulu melanggar atau mengganggu fasilitas umum apa tidak. Jangan bangun seenaknya, 1-2 tahun tidak bermasalah, tapi tahun-tahun berikutnya seperti ini (terjadi bencana)," kata Kang Uu. 

Adapun untuk sementara, tanggul yang rusak di PGP diperbaiki dengan geobag berisi pasir dan tanah. Berikutnya, Kang Uu meminta BBWS Ciliwung dan Cisadane  untuk segera memperbaiki tanggul secara permanen. 

"Harus ada segera perbaikan permanen, harus ada rapat lagi dengan BBWS Ciliwung Cisadane dan pihak terkait," ucapnya. 

Selain Perumahan PGP Kota Bekasi, Kang Uu juga meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Terdapat empat desa yang terendam banjir di daerah tersebut. Selain curah hujan tinggi, banjir disebabkan jebolnya tanggul Sungai Citarum. 

Lewat peninjauan lapangan itu, Kang Uu memastikan warga terdampak banjir mendapat penanganan yang baik sekaligus menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, dan masker. 

Ia pun memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam penanganan banjir untuk mencari solusi. (*)


© Copyright 2020 TRIBUNNEWS, Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved